Bukit Jambul Bali

Telkomsel Kendari Baubau Rusman dkk.

Lebaran Idul Fitri 2012 di Baubau Sultra

Eureka Try Zaraz Wanty R. Laega, Aal Algebra R Laega, Algibran Zaid R. Laega.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2014

Dihadiri Kadis Dinas Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Bapak Drs. H. La ode Zulkifli dan Ibu.

Muhammad Radi, S.Pd, MM.Pd di Seoul Korea Selatan

Program Wali Kota Baubau Drs.Amirul Tamim, M.Si. Belajar Bahasa Korea dan Cia-cia di Seoul Korea Selatan

Serah Terima Jabatan Ka.SMA N 2 Baubau

Dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Baubau Drs. H. Masri, M.Pd.Sekretaris, Kabid, Kasi, Kepala SMA/SMK, Korwas dan semua guru SMA N 2 Baubau, Bu Rahama, S.Pd,

Kamis, 10 Mei 2018

SMAN 2 BAUBAU JUARA 1 SULTRA LOMBA LCC 4 PILAR MPR RI 2028




Baubau

SMAN 2 Baubau Juara 1 Sultra Lomba LCC 4 Pilat Kebangsaan

PUBLIKSATU.COM, KENDARI – SMAN 2 Baubau kembali menorehkan prestasi. Kali ini sekolah yang dipimpin Muhammad Radi itu meraih juara 1 Sulawesi Tenggara Lomba LCC 4 pilar kebangsaan.
Atas prestasi itu, SMAN 2 Baubau dipercaya mewakili Sultra ke tingkat nasional di Jakarta Juni 2018. Perwakilan SMAN 2 Baubau berhasil mengalahkan 16 sekolah di Sultra.
Kepala SMAN 2 Baubau, Muhammad Radi menyebutkan siswa yang berhasil merebut juara tersebut diantaranya Wa Ode Syahrina Rizky Amalia, Maghfira Nurul Wahidar, Ocing Gusraini, Apriliyani Kapota, Triat Rabilan, Fitri, Faais Mufaasir Ramadhan, Amar Mubaraq,
Fitri Ningsi Ramadhan dan La Ode Muhammad Alif Pratama.
Radi mengaku prestasi tersebut tidak terlepas dari bimbingan ibu guru Nur Afni Ismaniar, Zatima dan dukungan dari Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Sultra wilayah Baubau Buton Selatan.
“Sebagai kepala sekolah sangat bangga dengan prestasi ini dan mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu guru pembimbing,” ungkap Radi kepada publiksatu.com melalui telepon, Sabtu (5/5/18).
Dia berharap, siswanya bisa meraih juara tingkat nasional. “Harapan saya sebagai kepsek, semoga di tingkat nasional bisa mengharumkan nama Sultra, khususnya Kota Baubau dan meraih juara 1 nasional,” tuturnya. (rud)

Selasa, 08 Mei 2018

SMAN 2 BAUBAU Juara Umum OSN Tingkat Sultra 2018

SMAN2BAU.COM,  - Baubau'. SMA Negeri 2 Baubau  berhasil menghantar 6 siswanya menjuarai ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2018 SMA Tingkat Provinsi yang digelar April lalu di Aula Hotel Qubra Kendari
Dari sembilan bidang olimpiade yang dilombakan, perwakilan siswa SMA Negeri 2 Baubau berhasil unggul di enam bidang olimpiade seperti Matematika, Kimia,Biologi, Astronomi, Metematika, Ekonomi dan mewakili sultra ke Tingkat Nasional di Padang

"Untuk persiapan itu (OSN) 2018 SMA Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara  kami bentuk tim  Olimpiade Sains tingkat Sekolah untuk   mendampingi dan membantu para siswa  belajar intensif sesuai pelajaran  masing-masing," jelas Kepala SMA Negeri 2 Baubau Muhammad Radi, S.Pd, MM.Pd ,Usai berlomba di OSN Sains tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara perlombaan akan dilanjutkan dengan OSN tingkat Nasional pada tanggal 1 sd 7 Juli 2018 mendatang di Padang Sumatra Barat

Kepala  SMA  Negeri 2 Baubau berharap agar bimbingan peserta OSN ke tingkat Nasional  kian intensif  agar bisa memmperoleh Medali Minimal medali Perak dan dapat mengharumkan nama Kota Baubau di Ajang Nasional.
"Tentu kami merasa bangga dan mendukung anak-anak untuk terus berprestasi sampai tingkat nasional. Kita berharap pemerintah kota dan provinsi membantu pembinaan yang jadi kunci utama keberhasilan Olimpiade Sains. Kita tidak mungkin memperoleh hasil yang maksimum kalau tidak memberikan pelatihan karena persaingan ketat terutama dari Pulau Jawa yang pendampingannya intensif sekali," harapnya.

Dari hasil OSN SMA  Tingkat Provinsi yang di umumkan tanggal 8 Mei 2018 ada  enam siswa SMA Negeri 2 Baubau yang  Juara 1,
Mereka adalah 1.Aron Rezki Perdana Juara Matematika. 2.Izatin Rumaisha Zahra Juara Kimia 3.Wa Ode Zohra Azuhra Juara Biologi 4.Agung Friatno Nur Juara Astronomi 5.Anisa Yuki Febrianti Juara Astronomi. 6 Wa Ode Maya Harmi Juara Ekonomi

Kamis, 03 Mei 2018

Ketua OSIS SMAN 2 Baubau Bersama Presiden RI JOKOWI

Bogor, 3 Mei 2018
Ketua OSIS SMA Berprestasi Se-Indonesia di terima oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo di Istana kepresidenan Bogor, Salah satu pengurus Osis  yang ikut kegiatan tersebutn adalah Ketua OSIS SMAN 2 Baubau, pada acAra tersebut Ketua OSIS Menampilkan atraksi dan talenta masing masing, ada yang memperlihatkan kebolehannya di bidang Seni suara, bidang olahraga silat dll,
Ketua OSIS SMAN 2 Baubau Andi Muhammad Alif Haikal  sempat bersalaman dng bpk priseden RI

Hardiknas 2 Mei 2018 Tari Kolosal SMAN 2 Baubau

HARDIKNAS DAN HARI OTONOMI DAERAH DIGELAR DALAM SATU UPACARA---Berpusat di Pelataran Palagimata Balai Kota Baubau, Rabu 2 Mei 2018 hari ini digelar upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang berlangsung secara meriah dan hikmad dalam suasana pagi yang cerah. Upacara Hardiknas ini  digelar secara bersamaan dengan Hari Jadi Otonomi Daerah ke XXII tingkat Kota Baubau.

Direlease kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Baubau, H. Idrus Taufiq saidi, S.Kom, M.Si bahwa berkaitan dengan digelarnya secara bersamaan dua hari nasional itu membuat Wali Kota Baubau, Dr. Ir. H. Hado Hasina, MT membacakan dua sambutan Menteri sekaligus, yakni sambutan Mendagri Tjahyo Kumolo dan sambutan Mendikbud RI, Muhadjir Efendy.

Dalam sambutan Mendagri berkaitan Otonomi Daerah, Hado membacakan pesan khusus kepada semua anak bangsa untuk tetap bekerja secara profesional, penuh kreativitas dan berinovasi. “Jangan takut berinovasi, sebab hanya inovasi yang tidak memiliki pelanggaranpidana. Tentu berkaitan dengan kemaslahatan ummat manusia. “ tegasnya.

Mendagri juga menyampaikan perubahan positif dengan hadirnya Otonomi Daerah yang telah berjalan kurang lebih 22 tahun dipandang telah membawa perubahan besar bangsa Indonesia dengan penduduknya sebanyak 261 juta jiwa dengan keragaman suku bahasa dan agama. “yang terpenting dari semua itu adalah membangun kekompakan, menjaga persatuan dan kesatuan, serta senantiasa memelihara semangat kebangsaan, sebab Indonesia kini telah bergerk maju dan sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia,” imbuh Mendagri.

Hal yang tak lupa dipesankan mendagri Tjahyo Kumolo adalah di tahun 2018 ini ada agenda besar sebagai rangkaian dari pesta demokrasi yakni penyelenggaraan Pilkada Serentak di 171 daerah di Indonesia, meliputi Pilgub 17 Provinsi, 39 daerah kota dan 115 kabupaten, sebaiknya disikapi dalam kerangka demokrasi yang sehat, dan untuk melahirkan pemimpin yang bisa membawa kemajuan. “kepada para Pasangan calon untuk mengutamakan visi dan misi, bukan saling menyindir dan menjatuhkan satu dengan yang lainnya. Publik juga harus bisa menjaga kekerabatan dalam keragaman pendapat,” tandas mendagri.

Sementara itu berkaitan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang mengambil tema “Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan”, dalam sambutan Mendikbud Muhajdjir Efendi mengingatkan nilai-nilai luhur yang ditanamkan tokoh pendidikan nasional, Ki Hajar Dewantoro.

“Agar Hari Pendidikan tahun 2018 ini dijadikan momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan Ki Hajar Dewantoro. Hardiknas ini juga dijadikan muhasabah, mesu budi, atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan di bidang pendidikan. Dalam waktu yang bersamaan kita menerawang ke depan atau membuat proyeksi tentang pendidikan nasional yang kita cita-citakan, ujar Mendikbud dibacakan Wali Kota Hado Hasina.

Hal yang diungkap adalah pendidikan juga harus menyiapkan tenaga technocraft, tenaga terampil dan kreatif, yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap perubahan dunia kerja yang kian cepat dan memiliki kemampuan berpresisi tinggi untuk mengisi teknostruktur sesuai dengan kebutuhan.

Mekipun demikian, pihaknya juga mengakui bahwa belum semua wilayah tersentuh pembangunan infrastruktur yang bisa menjadi sabuk pendidikan dan kebudayaan dalam ikatan ke indonesiaan. “Oleh karena itu pada tahun-tahun mendatang pemerintah akan memberikan prioritas pembangunan infrastruktur pada daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) agar wilatyah-wilayah tersebut terintegrasi dan terkoneksi ke dalam layanan pendidikandan kebudayaan,” imbuhnya.

Guru, orangtua dan masyarakat juga harus menjadi sumber kekuatan untuyk memperbaikikinerja dunia pendidikan dan kebudayaan dalam menumbuhkembangkan karakter dan literasi anak-anak Indonesia. “Tripusat pendidikan tersebut harus simultan menjadi lahan subur tempat persemaian nilai-nilai religius, kejujuran, kerja keras,  gotong royong, dan seterusnya bagi penerus kedaulatan dan kemajuan bangsa.

“tantangan eksternal  yang muncul yaitu Revolusi Industri 4.0 yang bertumpu pada cyber physical system yang telah mengubah perikehidupan masyarakat. Artificial intelegence, internet of things, 3D printing, robot, dan mesin-mesin cerdas secara besar-besaran menggantikan tenaga kerja manusia, “ tandas Mendikbud.

“Oleh karena itu mau tidak mau, dunia pendidikan dan kebudayaan harus terus menerus menyesuaikan dengan dinamika tersebut. Cara lama tak mungkin lagi diterapkan untuk menagggapi tantangan eksternal. Reformasi sekolah, peningkatan kapasitas, dan profesionalisme guru, kurikulum yang hidup dan dinamis, sarana dan prasanara yang andal, serta teknologi pembelajaran yang mutakhir menjadi keniscyaan pendidikan kita,” tutup Mendikbud.

Upacara bendera ini berakhir pada pukul 10.00 wita, dan selanjutnya hiburan dan pemenasan tari kolosal dari sejumlah pelajar SD dan SMA 2  Baubau ikut memeriahkan Hardiknas kali ini, ditutup dengan pementasan musik ‘happy birthday’ menjadi penyemarak suasana.

Upacara dihadiri segenap anggota Forkompimnda, Ketua DPRD Kota Baubau, H. Kamil Ady Karim dan wakilnya La Bara AMKL, serta beberapa kelompok organisasi sosial kemasyarakatan di Kota Baubau.***