Bukit Jambul Bali

Telkomsel Kendari Baubau Rusman dkk.

Lebaran Idul Fitri 2012 di Baubau Sultra

Eureka Try Zaraz Wanty R. Laega, Aal Algebra R Laega, Algibran Zaid R. Laega.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2014

Dihadiri Kadis Dinas Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Bapak Drs. H. La ode Zulkifli dan Ibu.

Muhammad Radi, S.Pd, MM.Pd di Seoul Korea Selatan

Program Wali Kota Baubau Drs.Amirul Tamim, M.Si. Belajar Bahasa Korea dan Cia-cia di Seoul Korea Selatan

Serah Terima Jabatan Ka.SMA N 2 Baubau

Dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Baubau Drs. H. Masri, M.Pd.Sekretaris, Kabid, Kasi, Kepala SMA/SMK, Korwas dan semua guru SMA N 2 Baubau, Bu Rahama, S.Pd,

Kamis, 20 Juli 2023

BERBUAT BAIKLAH, MESKI SEMPIT...

 BERBUAT BAIKLAH, MESKI SEMPIT...



Kisah lama namun tetap relevan sbg penyemangat berbuat baik.. 

Seorang *wanita kaya raya* berdiri di tepi jalan

akibat mobil kendaraannya rusak.

Berulang kali ia menyetop kendaraan dengan tangannya,

namun tak ada yang berkenan hati menyinggahinya.

Waktu terus berjalan...

Dan rintik hujan mulai menetes jatuh.

Dan hatinya semakin cemas, karena gelap malam mulai berarak.

Hingga tiba-tiba saja...

Sebuah *mobil tua* yang payah berhenti.

Tepat di sisi Sang Nyonya nan kaya itu.

Di belakang kemudi, 

tampaklah sesosok *pemuda berkulit gelap*.

Wanita itu menatapnya, dan menatap mobil tuanya.

*Wanita itu ragu, sungguh ragu*

apakah ia ikut menumpang,

atau tetap menunggu di tepi jalan yang mulai gelap itu?

Nyonya kaya itu bimbang dan ragu,

pasalnya ia mengira segenap manusia

mengetahui kekayaan dan harta bendanya...

Tapi akhirnya,

ia putuskan sudah.

Ia menaiki mobil tua itu, dan menumpanginya.

Dalam perjalanan itu,

Sang Nyonya kaya menanyakan nama dan pekerjaan anak muda itu.

Anak muda yang tampak payah dalam kemiskinannya.

*"Namaku Abdullah.*

*Dan pekerjaanku adalah sopir taksi,"* jawab anak muda itu.

Wanita itu sedikit lebih tenang sekarang.

Dalam hatinya, ia sedikit mengutuk diri,

agak menyesali *buruk sangkanya* seawal tadi.

Sekarang tampak padanya:

betapa anak muda itu *sepenuh adab*,

hingga bahkan *tak melirik sedikit* pun padanya.

Singkat cerita,

mereka pun tiba di kota.

Dalam hatinya, 

Sang Nyonya kaya itupun telah berniat

akan memberikan seberapa besar pun upah 

yang diminta pemuda itu.

Sang Nyonya pun meminta sopir taksi itu berhenti.

Taksi itupun berhenti.

*"Berapa upahnya, Anak muda?"*

*"Tidak ada, Nyonya..."*

*"Tidak ada??!*

*Mana mungkin? Engkau telah menolongku,*

*dan mengantarku dengan selamat..."*

Abdullah, anak muda itu tersenyum sahaja.

*"Upahku adalah Nyonya berjanjilah untuk melakukan kebaikan kepada siapa saja yang Nyonya temui..."*

Abdullah, sopir taksi itupun berlalu,

meninggalkan si Nyonya dalam kebisuannya.

Dan dalam keterkejutan jiwanya,

Sang Nyonya kaya itu melangkahkan kakinya

masuk ke sebuah kafe kecil, langkahnya terhenti.

Ia masuk ke dalam, dan kepada seorang *pelayan wanita*

ia memesan *secangkir kopi hangat...*

Sang pelayan pun kemudian datang

menyajikan kopi untuk Sang Nyonya itu.

Sang Nyonya memandang pelayan wanita itu.

Tampak *lelah dan payah sekali wajahnya* 

*Perutnya tampak besar dan buncit.*

*"Anda tampak sangat lelah. Kenapa?"* tanyanya.

Pelayan itu tersenyum susah-payah.

*"Waktu persalinan sudah menjelang, Nyonya..."*

*"Mengapa tidak rehat dan cuti saja?"*

*"Saya harus menabung untuk biaya persalinan bayiku, Nyonya..."*

Sang Nyonya itu mengangguk pelan.

Secawan kopi panas itupun selesai.

Sang Nyonya membayar kopinya.

Sang pelayan membawa uang itu 

ke kasir untuk mengambilkan kembaliannya,

karena uang besar itu setara dengan 10 cawan kopi.

Tapi kursi Nyonya kaya itu telah kosong

saat Sang Pelayan ingin menyerahkan kembaliannya.

Matanya mengedar ke segenap penjuru,

tapi Nyonya itu benar-benar telah pergi.

Tapi di meja itu, ia menemukan secarik kertas:

*"Kembalian kopiku itu kuhadiahkan untukmu..."*

Betapa gembira hati Pelayan itu!

Ia membalik kertas itu untuk kembali menemukan 

sebaris kalimat lain:

*"Dan di bawah meja ini,*

*saya juga menitipkan hadiah untuk calon bayimu..."*

Hampir saja ia berterik histeris,

karena yang di bawah meja itu adalah

sejumlah *uang yang setara dengan gajinya selama 6 bulan!*

Air matanya tak mungkin lagi dibendung.

Ia bergegas pergi. Meminta izin dari kerjanya.

Ia pergi mendahului angin...

Suaminya harus tahu kegembiraan ini.

Suami yang jiwanya galau sepanjang hari

memikirkan kelahiran bayinya...

Ia masuk menerobos pintu rumahnya.

Memanggil-manggil suami yang terkejut

dan terheran atas kepulangannya di waktu tak biasa.

*"Apakah sudah waktunya melahirkan?"*

pikir Sang Suami.

(yg ternyata suaminya Abdulah sopir taksi pengantar Nyonya kaya tersebut).

Tapi istrinya memeluknya erat.

Suaranya berbaur bahagia dan haru.

*"Bersyukurlah, Abdullah...*

*Akhirnya Allah memberikan jalan keluarNya!"*


Dan Abdullah, supir taksi budiman itu

terdiam tanpa kata mendengar tutur kisah sang istri,

dan melihat *"hadiah kebaikan"* yang dibawanya.


Jangan pernah melupakan:

*_Kebaikan itu pasti akan kembali kepada anda suatu waktu nanti..._*

Berbuat baiklah, dan selalu ingat:

*_"Tidak ada balasan untuk kebaikan kecuali kebaikan belaka."_*


*_👉Jadi, apa kebaikan Anda hari ini?_*



Selamat tahun baru 1445 H, semoga dapat dijadikan momentum untuk meraih derjat taqwa disisi Allah Subhanawata’ala, aamiin!

Sabtu, 15 Juli 2023

Mantap, Wiradinata Setya Persada Anwar Siswa SMAN 1 Baubau Lolos Paskibraka Nasional 2023

 


Baubau Sultra – Rasa bangga membuncah di dada Wira , siswa kelas X SMAN 1 Baubau , setelah dirinya dinyatakan lolos dan berhak mewakili Provinsi SulawesiTenggara, sebagai petugas Paskibraka, yang akan bertugas dalam peringatan det ik-detik Proklamasi di Istana Negara, pada bulan Agustus 2023 mendatang. Impian sejak kecil, menjadi Paskibraka di Istana, terwujud!! “Ada kebanggaan yang luar biasa ketika dapat mengibarkan bendera merah putih. Kebanggan itu didasari oleh cinta yang teramat besar kepada tanah air saya, Indonesia. Waktu SMP, saya pernah mengikuti upacara kemerdekaan secara virtual di TV karena pandemi. Sambil hormat bendera, saya berkata pada diri sendiri, saya harus bisa menjadi Paskibraka di istana.” tutur siswa yang akrab dipanggil Wira ini.

Perjalanan siswa SMAN 1 Baubau Wira  yang juga alumni TK, SD dan SMPN 1 Baubau dan merupakan anak kedua pasangan Kompol Anwar,SH.,MH dan Nur Ambani,M.Si  menjadi Paskibraka Nasional di Istana Merdeka, dimulai pada bulan Februari lalu. Bersama puluhan pelajar SMA lain se-Kota Baubau , Wira  melewati beragam tes, mulai dari tes fisik, tertulis, wawancara, hingga seleksi PBB. Di pertengahan bulan April 2023, kabar baik pun datang. Wira dinyatakan terpilih sebagai utusan Kota Baubau untuk mengikuti seleksi Paskibra tingkat Provinsi SulawesiTenggara. Bersama dengan  peserta putra perwakilan Kab/ Kota se-Sulawesi Tenggara , Wira bersaing untuk memperebutkan satu tiket sebagai Paskibraka Nasional utusan Provinsi SulawesiTenggara.

Akhirnya, pada tanggal 12  Juli 2023 , melalui surat yang dirilis oleh Sekretariat Daerah Provinsi SulawesiTenggara, Wira ditetapkan sebagai wakil Sulawesi Tenggara untuk Paskibraka Nasional. “Perasaan saya bahagia sekali. Tidak sabar bertemu dengan teman-teman Paskibraka lain yang menjadi utusan provinsi dari seluruh Indonesia”ungkap Wira saat ditanya perasaannya.

Meskipun demikian, Wira  masih memiliki target pribadi, yakni terpilih masuk ke pasukan 8 agar bisa bersentuhan langsung dengan bendera merah putih. “Mohon do’anya semoga saya masuk ke tim 8 dan menjadi perentang bendera, sebab ada rasa bangga setiap kali dapat bersentuhan dengan bendera merah putih”, jelasnya. Tak lupa, dia juga menyatakan support sekolahnya yang luar biasa, sehingga bisa terpilih mewakili SulawesiTenggara.

“Prestasi yang saya raih ini adalah berkat support yang luar biasa dari sekolah tempat saya menimba ilmu” tandasnya.

Menanggapi ditetapkannya Wira sebagai Paskibraka Nasional mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala SMAN 1 Baubau, Muhammad Radi.,M.Pd , mengaku sangat bangga. “Tentu saja kami sangat bangga. Hal tersebut adalah tanggung jawab besar. Kami semua berharap, ananda Wira bisa menunaikan tugas dengan baik. Sekolah akan selalu ‘all out’ mendukung kesuksesan ananda.”ujar Muhammad Radi. Pada pertengahan bulan Juli, Wira akan mengikuti pendidikan dan pelatihan Paskibraka tingkat nasional. Sebelum itu, Ia terlebih dulu menjalani medical check up. Paskibraka nasional nantinya akan dikukuhkan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Mereka adalah putra-putri terbaik bangsa yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.

Minggu, 02 Juli 2023

3 Siswa SMAN 1 Baubau Melaju Ke Tingkat Nasional mewakili Sultra pada Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) 2023 di Banten

 3 Siswa SMAN 1 Baubau  Melaju Ke Tingkat Nasional mewakili Sultra pada  Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) 2023 di Banten



Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI)  diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). LDBI 2023  merupakan kompetisi debat berbahasa Indonesia  tingkat nasional. Dengan menggunakan format debat Parlemen Asia, LDBI tingkat nasional mempertemukan tim debat Bahasa Indonesia wakil dari 34 Provinsi dan SILN. Seleksi LDBI 2023 dilaksanakan secara daring dan luring  berjenjang mulai dari tingkat sekolah, provinsi, sampai nasional.

Selamat kepada Afifah Zahra  kelas XI MIPA 8  yang telah meraih  juara 1 LDBI Provinsi Sulawesi Tenggara , Rafian Dany Azadirahta juara 2, dan Wa Ode Sri Sitti Khadijah juara 3.  Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) tingkat Nasional 2023  akan  diselenggarakan pada tanggal 11-16 Juli 2023 di Banten.

Pembina Debat Bahasa Indonesia SMAN 1 Baubau Rasdiana, S.Pd.  merasa bangga atas capaian prestasi yang telah diraih peserta didiknya. “Alhamdulillah, berkat latihan yang sungguh-sungguh dan perjuangan yang gigih, 3 siswa SMAN 1 Baubau  mampu meraih juara 1, 2, 3 Lomba Debat Bahasa Indonesia tingkat Provinsi Sultra”.

Kepala SMAN 1 Baubau Muhammad Radi, S.Pd.,M.M.Pd. mengaku senang dengan prestasi yang diraih peserta didiknya. Torehan prestasi yang diraih siswanya sangat membanggakan, tentunya bisa menjadi daya pacu bagi siswa SMA Negeri 1 Baubau untuk terus berkarya dan membawa harum SMA Negeri 1 Baubau, Kota Baubau, dan juga Provinsi Sulawesi Tenggara di tingkat nasional ” ucapnya bangga.

SMAN 1 Baubau Sultra Terbaik di Lomba PBB HUT Bhayangkara ke-77

 SMAN 1 Baubau Sultra Terbaik di Lomba PBB HUT Bhayangkara ke-77


Baubau-SMAN 1 Baubau Sultra berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) antar SMA/SMK tingkat Kota Baubau yang digelar Polres Baubau 

Kegiatan lomba PBB tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Bhatangkara ke 77 tahun 2023 oleh Polres Baubau Sementara terbaik ke dua diraih oleh SMAN 2 Baubau dan disusul SMKN 2 Baubau diperingkat ke III.

Kepala SMAN 1 Baubau Muhammad Radi,S.Pd.,M.M.Pd mengatakan, keberhasilan dari anak didiknya dalam meraih yang terbaik di tingkat Kota Baubau Sultra ini merupakan hasil kerja keras dan disiplin anak dalam berlatih, sebab tidak ada prestasi yang lahir secara instan, butuh proses panjang untuk bisa meraih prestasi ini.

"Tentu ini menjadi kebanggan sekolah kami, apalagi persaingan peserta lomba ini sangat ketat, sehingga kami patut bersyukur bisa menjadi yang terbaik, tentunya ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran SMAN 1 Baubau untuk terus berusaha menjadi yang terbaik di setiap kesempatan," katanya.

Menurutnya, dalam PBB, para siswa tidak hanya dituntut untuk kompak dalam melaksanaan gerakan, namun juga tertanam jiwa kedisiplinan dan tanggungjawab di dalamnya, termasuk karakter siswa.



Sementara itu pelatih Rahman mengatakan PBB ini sangat penting, dari kegiatan ini kita bisa melihat tanggungjawab dan kedisiplinan individu maupun kelompok, mereka harus kompak dan menyatu, menghargai sesama serta saling bekerjasama," ujarnya.