Bukit Jambul Bali

Telkomsel Kendari Baubau Rusman dkk.

Lebaran Idul Fitri 2012 di Baubau Sultra

Eureka Try Zaraz Wanty R. Laega, Aal Algebra R Laega, Algibran Zaid R. Laega.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2014

Dihadiri Kadis Dinas Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Bapak Drs. H. La ode Zulkifli dan Ibu.

Muhammad Radi, S.Pd, MM.Pd di Seoul Korea Selatan

Program Wali Kota Baubau Drs.Amirul Tamim, M.Si. Belajar Bahasa Korea dan Cia-cia di Seoul Korea Selatan

Serah Terima Jabatan Ka.SMA N 2 Baubau

Dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Baubau Drs. H. Masri, M.Pd.Sekretaris, Kabid, Kasi, Kepala SMA/SMK, Korwas dan semua guru SMA N 2 Baubau, Bu Rahama, S.Pd,

Senin, 02 Agustus 2021

Siswi SMA Negeri 1 Baubau Lolos Seleksi Asian Youth Internasional Model United Nations


 


sman1baubau.sch.id
-Berawal dari Motivasi ingin mengasah Skill Speaking Bahasa Inggris, Siswi SMA Negeri 1 Baubau bernama Rambu Reninta Kanaya Lamba Awang memberanikan diri ikut seleksi untuk menjadi salah satu peserta dalam Asian Youth Internasional Model United Nations 2021. Melalui Portal Instagram AYIMUN, siswi yang biasa disapa Kanaya ini, mengisi formulir registrasi pada 2 Mei Lalu.

“Proses pendaftarannya, mengisi biodata diri, kemudian asal instansi, dan terakhir mengupload motivation letter. motivation letter isinya tentang motivasi kita mengikuti program ini dan apa yang saya miliki sehingga para komite harus memilih saya untuk menjadi delegasi.” Kata Kanaya, Selasa, (18/5/2021).

Jumlah Calon Peserta yang mendaftar pada Asian Youth Internasional Model United Nations 2021 sebanyak 22000 orang dari 190 Negara di Dunia. Calon Peserta yang diterima sebanyak 2000 orang.   

“awalnya saya pesimis, sebab banyak yang ikut mendaftar, dari 22000 pendaftar yang diterima hanya 2000. Setelah mendaftar, beberapa hari kemudian, iseng-iseng cek e-mail ternyata ada surat dari Penyelenggara bahwa congrulations Rambu Reninta Kanaya Lamba Awang dinyatakan lolos untuk mengikuti konferensi virtual ini.” Ungkapnya.

Lanjut Dia, Program Asian Youth Internasional Model United Nations bertujuan untuk memperkenalkan kepada generasi muda bagaimana Konferensi Sidang antar Negara yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Tujuan simulasi konferensi sidang PBB ini adalah agar para delegasi mengerti tentang hubungan diplomatik dan penyelesaian masalah global yang terjadi di berbagai negara.” Papar Kanaya.

Simulasi Konferensi Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa akan berlangsung pada tanggal 28 sampai dengan 31 Mei 2021 mendatang yang diikuti oleh Peserta dari 158 Negara. Peserta Indonesia mayoritas berasal dari berbagai SMA, SMK, dan Universitas ternama di Pulau Jawa.

Pasca dinyatakan lolos seleksi oleh pihak penyelenggara, pada Simulasi Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa, Kanaya ditempatkan dalam Konsil atau Organisasi Internasional Childrens Found (Unicef) mewakili Negara Kuwait. Ia akan menampilkan Position Paper dengan  topik pemberdayaan anak pengungsian melalui teknologi.

“Kertas Posisi saya menjelaskan bagaimana negara kuwait memposisikan dirinya sebagai salah satu negara yang ikut andil dalam Unicef. Negara yang kaya akan minyak, tentu saja masalah teknologi adalah hal mudah bagi mereka. ” terangnya

Dari sisi lain, banyak anak di negara-negara arab yang terdampak konflik perang antar negara, trauma secara mental maupun psikologi.

“Ketika pemerintah kuwait memberikan teknologi seperti Aplikasi pembelajaran dan media lain maka traumatik anak-anak pengungsian perlahan akan menghilang sehingga pemberdayaan berjalan dengan baik. ” Pungkasnya. (js)

SMAN 1 Baubau Wakili Sultra di Ajang Wajah Bahasa Sekolah Tingkat Nasional


BAUBAU, BP- 

SMAN 1 Baubau masuk dalam daftar 16 sekolah nomine penerima Penghargaan Wajah Bahasa Sekolah Tingkat Nasional Tahun 2021.

Ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada 23 Juli lalu, giat ini dilihat berdasarkan tiga variabel penilaian pengutamaan bahasa negara di ruang publik yang mencakup penilaian fisik kebahasaan, kaidah kebahasaan, dan tipografi kebahasaan.

Kepala Sekolah SMAN 1 Baubau Muhammad Radi

Menanggapi hal itu, Kepala SMAN 1 Baubau Muhammad Radi mengungkapkan, prestasi yang diperoleh saat ini sangatlah membanggakan di tengah penyebaran wabah global Covid19, SMAN 1 Baubau yang tetap menambah deretan prestasinya baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun di kanca nasional.

Dikatakan, pencapaian ini diperoleh atas dukungan serta kerja keras semua pihak khususnya sinergitas para guru dan siswa dalam meraih prestasi, yang mulai diefektifkan sejak April lalu.

Mantan Kepala SMAN 2 Baubau ini mengungkapkan, besarnya tekat siswa dan guru saling bahu membahu membuat objek foto bahasa wajah sekolah sesuai dengan pedomam umum ejaan Bahasa Indonesia.

“Guru dan siswa dengan teliti menata tulisan di lingkungan sekolah seperti tulisan papan nama sekolah, gedung, kelas, dan tulisan arti hadist yang tertempel di berbagai tembok sekolah hingga masjid” ungkap Radi, Selasa (27/07).

Mendapatkan peringkat satu Wajah Bahasa Sekolah tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), lantas tak membuat pihaknya berpuas diri.

Radi menegaskan, prestasi yang diraih ini kian menambah semangat juang guna menjadikan SMA Negeri 1 Baubau sebagai Sekolah Duta Bahasa dan percontohan dalam pengutamaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Setelah momentum ini kami bakal membuat program unggulan sekolah yakni utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan kuasai Bahasa Asing,” pungkas Radi.

Merespek hal itu, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (KCD Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Rayon Kota Baubau-Kabupaten Buton Selatan (Busel) Mastuti SPd memberikan apresiasi atas pencapain tersebut.

Dikatakan, apapun nominasi yang diperoleh tetap harus disyukuri. Terlebih lagi jika sudah masuk dalam nomine 16 besar, maka jelas prestasi tersebut merupakan hal yang membanggakan.

“Apapun nominasinya tetap kita syukuri, karena masuk 16 besar itu adalah hal yang luar biasa, membutuhkan perjuangan yang luar biasa,” tuturnya.

Untuk itu, Mastuti berharap agar seleksi Wajah Bahasa Sekolah Tingkat Nasional dapat mendongkrak minsed setiap satuan pendidikan khususnya di tingkat SMA/SMK guna meningkatkan kualitas sekolahnya masing-masing.

baca juga: Tersangka Pemalsu Dokumen Vaksin dan Swab Antigen Bertambah Dua Orang Lagi, Satu Pelaku Inisial AM Tidak Dithan Polisi Kerena Sementara Melakukan Isoman Akibat Terkena Covid-19

“Semoga ditahap selanjutnya, SMAN 1 Baubau bisa memperoleh hasil yang terbaik, serta menjadi motivasi untuk sekolah lain untuk memajukan sekolahnya masing-masing,” pungkas. (*)