Bukit Jambul Bali

Telkomsel Kendari Baubau Rusman dkk.

Lebaran Idul Fitri 2012 di Baubau Sultra

Eureka Try Zaraz Wanty R. Laega, Aal Algebra R Laega, Algibran Zaid R. Laega.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2014

Dihadiri Kadis Dinas Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Bapak Drs. H. La ode Zulkifli dan Ibu.

Muhammad Radi, S.Pd, MM.Pd di Seoul Korea Selatan

Program Wali Kota Baubau Drs.Amirul Tamim, M.Si. Belajar Bahasa Korea dan Cia-cia di Seoul Korea Selatan

Serah Terima Jabatan Ka.SMA N 2 Baubau

Dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Baubau Drs. H. Masri, M.Pd.Sekretaris, Kabid, Kasi, Kepala SMA/SMK, Korwas dan semua guru SMA N 2 Baubau, Bu Rahama, S.Pd,

Sabtu, 10 Juni 2023

Juara 1 GBN Sultra, Siswi SMAN 1 Baubau Bakal Tampil di Istana Negara

 Juara 1 GBN Sultra, Siswi SMAN 1 Baubau  Bakal Tampil di Istana Negara


Gea  juara 1 audisi Paduan suara Gita Bahana Nusantara 2023 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara  (Sultra) 2023. Gea akan tampil di Istana Negara saat HUT Kemerdekaan RI ke-78 nanti. 

BAUBAU - Prestasi membanggakan ditorehkan Gea, siswi SMAN 1 Baubau yang bersuara merdu. Karakter suara soprannya mengantarkan Gea menyabet juara 1 sopran Gita Bahana Nusantara (GBN) 2023 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digelar di Zahra Hotel Kendari, Kendari, Rabu (7/6/2023) lalu. Anak pertama pasangan Lambok Tambunan dan Debora Djianzonie itu diutus sebagai salah satu dari empat utusan Sultra yang akan tampil di Istana Negara saat HUT Kemerdekaan RI nanti.

Gadis yang menetap di Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio Baubau ini, bangga bisa tampil bersama putra-putri terbaik perwakilan masing-masing provinsi di acara peringatan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2023. "Senang dan bangga kak. Kebanggaannya karena ini cita-cita saya sejak di bangku SMP," kata Gea  kepada SMANSANEWS , Kamis (8/6/2023) malam.

Di balik latar belakang ayah dan ibunya yang juga seorang musisi, persiapan dan latihan yang dilakukan selama kurang lebih satu bulan membuat dirinya optimis bisa menang menghadapi kontestan lainnya.

Lanjut, kata dia, suara sopran yang merupakan nada tertinggi perempuan tidak menjadi tantangan berat karena gadis ini terbiasa dengan nada-nada yang tinggi."Memang range nada saya sopran kak. Dan setelah persiapan yang saya lakukan ada keyakinan bisa menang karena selalu berdoa juga kepada Tuhan dan latihannya sudah serius," ungkapnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kepala sekolah Muhammad Radi guru yang setia membimbing dirinya, orang tua yang selalu mendukung serta doa masyarakat Baubau nyang mengiringi perjuangannya.

"Terima kasih kepada guru-guru SMAN 1 Baubau yang telah membimbing saya, support orang tua terma kasih dan juga kepada masyarakat Baubau terima kasih atas doanya," ujarnya.

Pembimbing Gea , Putri Agus Cahyawati, S.Pd  sangat bangga dengan capaian prestasi muridnya. Apalagi, baru pertamakali SMAN 1 Baubau menjuarai  lomba tsb...."Tentunya kami merasa sangat bangga dan berharap semoga prestasi seperti ini tetap diraih SMAN 1 Baubau dan boleh menjadi motivasi dan inspirasi bagi teman-temannya yang lain. Karena mereka yang lolos seleksi betul-betul putra-putri terbaik," tuturnya.ia menyebut tidak ada kendala membimbing muridnya itu karena Gea  kata dia gemar dengan musik dan selalu terlibat dalam ajang tarik suara.Selain itu, dukungan dari pihak sekolah kepada siswa memang menyediakan fasilitas pendukung bakat putra-putri Baubau  yang menempuh pendidikan di SMAN 1 Baubau."Kami di SMAN 1 Baubau  memang sangat memperhatikan bakat siswa dan memang diarahkan Kepala sekolah agar bakatnya tersalurkan. Kebetulan, seni musik saya yang ajar," ujarnya.

Untuk diketahui, Gita Bahana Nusantara (GBN) 2023 dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan.GBN merupakan grup paduan suara dan orkestra dari 136 vokalis dan 70 pemusik terbaik hasil dari audisi 34 provinsi di Indonesia. Pada akhir juli atau awal Agustus 2023, mereka yang terpilih akan terbang ke Jakarta untuk menjalani karantina dan pelatihan yang ketat sebelum tampil di detik-detik Proklamasi Kemerdekaan atau HUT ke-78 RI.

Selasa, 06 Juni 2023

SMA Negeri 1 Baubau menyukseskan Program dikbud Sultra, mewujutkan Ketahanan Pangan Melalui Sistem Penanaman Menggunakan Polybag

SMA Negeri 1 Baubau  menyukseskan Program dikbud Sultra,  mewujutkan  Ketahanan Pangan Melalui Sistem Penanaman  Menggunakan Polybag 







Dalam rangka menyukseskan program Dikbud Sultra dan pembinaan karakter yang berbasis pada keunggulan lokal, SMA Negeri 1 Baubau meluncurkan program go green dengan menggunakan teknik penanaman  menggunakan polybag. Minimnya lahan untuk berkebun di lingkungan sekolah menjadikan program penanaman  menggunakan polybag  sebagai pilihan untuk menghijaukan lingkungan sekolah. Program ini dikelola dan dikoordinasi  oleh wali kelas, guru Biologi ( Wa Ode Aida Erlita, S.Pd.,  Aryanti,S.Pd. dan Rizal Apriadi, S.Pd.)  dan Wakasek bidang kesiswaan (Dahlan, S.Pd.) selaku koordinator. Program ini merupakan bentuk praktik dari pembelajaran proyek untuk berbagai mata pelajaran seperti Biologi, Kewirausahaan dan  Ekonomi.


Muhammad Radi,S.Pd.,M.M.Pd., Kepala SMA Negeri 1 Baubau, menjelaskan bahwa program ini merupakan program Dikbud Sultra yang bertujuan agar peserta didik memiliki jiwa mencintai lingkungan sekaligus diharapkan akan menjadi program unggulan sekolah  guna  menuju ketahanan pangan di lingkungan sekolah. Jenis tanaman yang dikembangkan dengan sistem penanaman  menggunakan polybag  ini adalah cabe, tomat, bawang merah dan  berbagai macam sayuran seperti  bayam merah, kangkung dan selada. Menurut Wa Ode Aida Erlita, S.Pd., selaku pembimbing sekaligus narasumber program, jangka waktu  penanaman jenis sayuran ini cukup singkat, yaitu sekitar 2-3 bulan dari masa tanam hingga panen.  Teknik penanaman  ini jika diajarkan secara detail kepada peserta didik  maka akan membuat nutrisi bagi tumbuhan tersebut terpenuhi. Program ini sepenuhnya dilakukan oleh peserta didik  sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan setiap hari Sabtu dengan program “Sabtu Bersih”. Kegiatan ini dapat menjadikan peserta didik belajar menjaga kebersihan dan menghijaukan lingkungan sekolah. Selain itu, peserta didik juga belajar  merawat dan mengurus tanaman. Kegiatan ini akan terus berlanjut dan diharapkan dapat  diterapkan bagi peserta didik di masa yang akan datang.