Bukit Jambul Bali
Telkomsel Kendari Baubau Rusman dkk.
Lebaran Idul Fitri 2012 di Baubau Sultra
Eureka Try Zaraz Wanty R. Laega, Aal Algebra R Laega, Algibran Zaid R. Laega.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2014
Dihadiri Kadis Dinas Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Bapak Drs. H. La ode Zulkifli dan Ibu.
Muhammad Radi, S.Pd, MM.Pd di Seoul Korea Selatan
Program Wali Kota Baubau Drs.Amirul Tamim, M.Si. Belajar Bahasa Korea dan Cia-cia di Seoul Korea Selatan
Serah Terima Jabatan Ka.SMA N 2 Baubau
Dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Baubau Drs. H. Masri, M.Pd.Sekretaris, Kabid, Kasi, Kepala SMA/SMK, Korwas dan semua guru SMA N 2 Baubau, Bu Rahama, S.Pd,
Rabu, 09 November 2022
IZAT KLS XI IPA SMAN 1 BAUBAU BINTANG RRI 2022 WAKILI SULTRA KE TINGKAT NASIONAL 2022
19.10
No comments
sman1baubau.sch.id
Setelah behasil menyisihkan peserta lain Izat berhasil menjadi juara pertama dan Gea juara 2 Bintang Radio Indonesia RRI Kendari Sulawesi Tenggara kategori putra dan Putri Kontestan asal Baubau ini memiliki penampilan yang luar biasa sehingga berhasil mengambil hati para juri untuk memilihnya.
Prestasi demi prestasi yang telah dicapai oleh peserta didik, menunjukan bahwa siswa SMAN 1 Baubau cukup unggul dan hebat , karena telah mampu menundukkan lawan-lawannya dari kota /Kabupaten lain
Kepala SMaN 1 Baubau Muhammad Radi,S.Pd.MM.Pd mengucapkan selamat dan sukses. Serta menyampaikan apresiasi kepada pelatih ibu Putri Agus dan anak-anak kami yang telah berhasil mengukir prestasi terbaikya. Semoga prestasi yang diukir memacu semangat dan memotivasi siswa lainnya untuk dapat pula menoreh prestasi dibidang lainnya.
Dikatakan, pihak sekolah selalu mendukung dan memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan minat dan bakat yang dimilikinya, baik dibidang akdemik maupun non akademik.
GELAR KARYA KURIKULUM MERDEKA SMAN 1 BAUBAU
19.01
No comments
SMAN1BAUBAU.SCH.ID — Majunya pendidikan suatu bangsa berkaitan erat dengan kemajuan negara tersebut. Kurikulum menjadi aspek vital yang berpengaruh besar terhadap arah gerak pendidikan yang hendak di çapaiKurikulum Merdeka bahwa pencapaian peserta didik tidak lagi sebatas kemampuan individu dan nilai di atas kertas. Kemampuan peserta didik dalam berkoordinasi, berkolaborasi, dan beretika positif dikedepankan untuk dicapai.
Gelar karya akan berbicara banyak saat hasil karya kelompok-kelompok peserta didik berbagai mata pelajaran disajikan dalam pameran gelar karya yang terbuka untuk masyarakat umum. Kita dapat membayangkan produk yang dipamerkan mewakili mata pelajaran Bahasa Indonesia berupa antologi puisi. Lalu Seni Tari diwakili oleh video praktik tari tradisional dari peserta didik secara berkelompok. Atau, Prakarya dan Kewirausahaan diwakili oleh aneka produk masakan hasil kreasi kelompok peserta didik.
Selama ini, hasil karya peserta didik dalam wujud penugasan pada umumnya berakhir di meja guru atau dikembalikan kepada peserta didik setelah dinilai. Dengan adanya gelar karya, peserta didik akan merasa diapresiasi atas usahanya selama pembuatan proyek bergulir.
Publik atau orang tua peserta didik yang datang ke sekolah guna menyaksikan gelar karya pun turut memahami kemampuan putra-putrinya. Mereka juga tahu betul mengenai hal apa yang diajarkan di sekolah serta hasilnya yang nyata. Orang tua tidak lagi hanya berfokus pada nilai angka dalam rapor akhir melainkan juga mengarahkan pandangan pada proses yang selama ini dijalani anaknya di sekolah.
Gelar karya mengakomodasi aspek kemerdekaan dalam diri peserta didik. Dalam hal berkreasi dan berimprovisasi, peserta didik menuangkannya ke dalam produk. Potensi kolaborasi antarmata pelajaran dalam menginstruksikan proyek juga terbuka lebar sehingga ranah kreativitas peserta didik kian terbuka lebar.
Langganan:
Postingan (Atom)








