SMAN 2 Baubau Borong Juara Tingkat Nasional Lomba Karya Tulis Ilmiah

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – SMAN 2 Baubau kembali menorehkan prestasi di kanca nasional. Kali ini sekolah yang di nahkodai Muhammad Radi itu menjuarai lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat nasional.
Prestasi terbaik itu disumbangkan empat pelajar terbaik yang terbagi dua tim. Diantaranya tim kelompok satu Dita Nanda Pratiwi dan Sitti Faisnani dan tim kelompok dua La Ode Muhammad Syafil Ahyar dan Rahmi Sitti Amanah.
Tim satu mempresentasekan karya tulis ilmiah berjudul camar (cemilan mangrove) jajanan yang berbahan dasar buah mangrove, sebagai bahan potensi pangan dan pelestarian mangrove. Sementara tim kelompok dua mempresentasekan jajanan sehat yakni mie berbahan dasar sawi dan wortel, serta bakso berbahan dasar daun singkong dan ubi ungu.
Dita Nanda Pratiwi Siswi kelas XII SMA Negeri 2 Kota Baubau mengaku bersyukur karena semua tidak terlepas dari doa dan dukungan dari keluarga terutama dari sekolah, sehingga memperoleh juara satu tingkat nasional.
“Perasaan saya saat itu, deg-degan karena bukan hanya saya dari sulawesi tetapi banyak peserta dari daerah lain seperti Bali, Kalimantan, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, dan naskah yang masuk pada saat itu ada 50 naskah dari 50 tim, dan setelah diseleksi tersisa lima tim finalis dan setelah itu kita pergi untuk melaksanakan perlombaan itu,” kata Dita Nanda Pratiwi, saat ditemui disalah satu rumah makan di Kota Baubau, Rabu (18/7/2018).
Diakuinya, motivasi sehingga berhasil karena kekompakan tim yang sudah terjalin sejak lama. Faisnani yang menajadi partner merupakan teman dekat.
Sementara itu, Sitti Faisnani mengatakan juara satu yang diperoleh bersama timnya merupakan hasil kerja keras yang sudah dilakukannya bersama guru pembimbing selama ini.
“Karena juga dukungan orang tua, teman-teman, guru-guru, dukungan itu yang membuat kita menjadi semangat,” terang Sitti Faisnani.
Sementara siswi lainnya, Rahmi Sitti Amanah yang memperoleh juara dua karya ilmiah tingkat nasional mengatakan motivasi mengikuti lomba karya tulis ilmiah karena suka dengan karya tulis ilmiah. Selain itu ada faktor dorongan dari keluarga, sekolah dan teman-temannya.
Sama halnya dengan Rahmi, La Ode Muhammad Syafil Ahyar mengatakan motivasi mengikuti lomba karya tulis ilmiah merupakan dorongan dari guru pembimbingnya dan orang tua.
Dita mengatakan yang menjadi faktor kemenangan karena penelitian yang dilakukan dapat di dibuktikan dengan dipraktekkan di hadapan tim juri, dan pengakuan dari badan BPOM Kota Baubau, sementara kelompok lain belum mendapatkan pengakuan dari BPOM. Sehingga produk karya tulis ilmiah jajanan sehat mendapatkan status layak konsumsi dari BPOM.
Dengan kerberhasilan ini, kata Rahmi ada sejumlah pihak di Kediri yang akan melakukan kerja sama dengan kelompok karya ilmiah SMA 2 Kota Baubau.
Rahmi mengatakan keberhasilan yang diraih SMA 2 Kota Baubau kali ini merupakan pembelajaran dari keikutsertaan tahun sebelumnya.
“Apa yang menjadi kemauan juri sehingga ketika kami balik ke sini (baubau) kami mendalami kembali penelitian kami, evaluasi kembali secara step by step, meskipun fasilitasnya tidak seperti di sekolah di pulau jawa,” ujar Rahmi.
“Apa yang menjadi kemauan juri sehingga ketika kami balik ke sini (baubau) kami mendalami kembali penelitian kami, evaluasi kembali secara step by step, meskipun fasilitasnya tidak seperti di sekolah di pulau jawa,” ujar Rahmi.
Rahmi berharap pemerintah dapat menghargai karya generasi penerus bangsa, yang berusaha memperbaiki bangsanya menjadi Indonesia yang maju.
(Mo2)







0 komentar:
Posting Komentar